Membangun Listrik yang Ramah Lingkungan

Membangun Listrik yang Ramah Lingkungan

my hopes for PLNListrik Ramah Lingkungan – Di zaman krisis energy seperti saat ini serta peningkatan efek dari Global Warming yang semakin mengkhawatirkan, sudah seharusnya kita memikirkan penyelamatan bumi dengan mencari atau mengembangkan energy alternatif sebagai sumber energy di masa mendatang. Salah satu energy yang harus segera dicarikan alternatifnya adalah sumber daya mineral. Ya, karena hampir semua sector industry maupun rumah tangga menggunakan energy tersebut. Padahal sumber daya mineral termasuk sumber daya yang tidak dapat diperbaharui, butuh proses jutaan tahun untuk menghasilkannya. Selain itu sumber daya mineral juga mempunyai harga ekonomis yang sangat tinggi dan hampir selalu  mengalami fluktuasi peningkatan harga dari tahun ke tahun

Namun sayang sungguh sayang, PT PLN (Persero) sebagai satu satunya perusahaan nasional yang focus pada sumber energy ketenagalistrikan di Indonesia masih menggunakan sumber daya mineral untuk beberapa pembangkit listriknya. Seperti pada PLTD di Sub Ranting, Bukit Batu dan Tenggayun misalnya, yang masih menggunakan sumber daya minyak untuk proses operasionalnya. Setidaknya lebih dari 100 Milyar per tahun dihabiskan hanya untuk anggaran pembelian solar (reference) Anggaran sebesar itu hanya untuk menghasilkan energy listrik sebesar 8.200 kilo watt atau sebesar 8.2 MW untuk tiga daerah tujuan distributor yaitu Bengkalis, Bukitbatu dan Tenggayun, itupun masih diberlakukan pemadaman listrik bergilir di  tiga sub ranting tersebut (Data 2010).

So what should be done by PLN ? Sebagai perusahaan yang memiliki hak dan wewenang penuh atas ketenagalistrikan di Indonesia, aku sebagai salah satu dari konsumen listrik di Indonesia berharap agar PLN mau mengembangkan sumber daya energy yang ramah lingkungan dan ekonomis dari sisi harga, agar masa depan bumi lebih cerah dan bersahabat, dan juga tarif yang berlaku tidak membebankan masyarakat Indonesia yang masih dibawah garis kemiskinan. Ya, aku tahu bahwa PLN sebenarnya sudah berjalan melakukan pengembangan sumber energy alternative. Salah satu contohnya adalah pembangun panel panel surya yang difokuskan pada daerah daerah terpelosok di Indonesia. Namun aku ingin berharap lebih pada PLN untuk membangun dan mengembangkan pembangkit listrik di Indonesia yang bersumberkan 100% sumber daya terbaharukan, seperti :

 1. Memanfaatkan tenaga angin

Beberapa wilayah Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkannya pembangkit listrik tenaga angin. Contohnya untuk wilayah Sulawesi dan Maluku, disana terdapat 4 daerah yang cocok untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga angin yaitu di wilayah Tual, Naha, Saumlaki, dan Bandaneira dengan potensi energi angin berkisar antara 3455,8 s/d 11861,4 watt day/tahun (reference) This is my hope, whats your hope ?

Harapanku untuk PLN

2. Memanfanfaatkan tenaga panas bumi (geothermal)

Kepahiang, Sembalun dan Oka Ile Ange adalah beberapa wilayah di Indonesia yang memiliki potensi sumber geothermal,  masing masing terletak di Bengkulu, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Setidaknya dari setiap sumber geothermal tersebut dapat menghasilkan energi listrik samapai 6000 MW (reference). This is my hope, whats your hope ?

Harapanku untuk PLN

3. Memanfaatkan tenaga surya (sinar matahari)

Indonesia merupakan negara yang dilalui garis khatulistiwa. Hampir sepanjang tahun wilayah wilayah Indonesia bermandikan cahaya. Maka dari itu pemanfaatan tenaga surya sebagai pembankit listrik dirasakan paling cocok untuk Indonesia. Manfaat lain dari pemanfaatan energi ini adalah biaya operasionalnya yang minim sehingga dapat menekan tarif  harga jual listrik. This is my hope, whats your hope ?

Harapanku untuk PLN

4. Memanfaatkan energi air

Kalian tahu waduk jatiluhur ? ya waduk jatiluhur dikenal juga sebagai PLTA jatiluhur adalah salah satu pembangkit listrik tenaga air yang dimiliki Indonesia. PLTA ini memiliki 6 turbin pembangkit listrik yang mampu menghasilkan energi listrik sebesar 187 MW. Dan aku berharap dimasa mendatang PLN dapat mengembangkan ‘jatilihur’ lain di seluruh wilayah Indoneisa. This is my hope, whats your hope ?

Harapanku untuk PLN

5. Memanfatkan sampah

Sampah yang melimpah ruah khususnya di kota kota besar Indonesia ternyata mempunyai dampak positif bagi manusia. Asalkan kita mau mengolahnya dengan baik dan benar. Salah satu yang dapat dilakukan pada sampah sampah tersebut adalah menguraikan dan mengembangkannya menjadi sumber tenaga listrik. Salah satu contohnya adalah PLTS Gedebage di Bandung Timur. Manfaatnya selain menghasilkan energi listrik, PLTS Gedebage juga berhasil mengurangi penumpukan sampah di kota Bandung sebesar 2000 – 3000 m3 sampah per hari, selain itu limbah dari PLTS Gedebage yang berupa abu dapat juga dimanfaatkan sebaga bahan baku batu bata (reference). This is my hope, whats your hope ?

Harapanku untuk PLN

So, i hope all my hopes above can be realize by PLN in the future. Agar nantinya di masa mendatang Indonesia dapat memiliki pembangkit pembangkit listrik yang keseluruhannya menggunakan sumber daya terbaharukan serta ramah lingkungan. Agar nantinya Indonesia dapat mandiri dalam hal energi terutama energi listrik, dan tentu itu semua juga demi keberlangsungan hidup manusia di muka bumi. Thanks for read this post until end :)

Related posts

2 thoughts on “Membangun Listrik yang Ramah Lingkungan

  1. lukmansh

    lg ikutan kontes blog pln ya?
    semoga menang ya.
    di tunggu kungjungan baliknya di pondoklukman

    1. amiin, makasih ya martah lukman, barusan berkunjung ke blognya, keren webnya kang :)

Leave a Comment