Tunjukkan Identitasmu Dengan Domain .id (Proud be Indonesian)

Perusahaan regrister domain mitra PANDI

.idKalian pernah lihat URL atau domain web yang berakhiran dengan .id ?

Hah?? Gak pernah???

Coba cek URL website kampus atau sekolah kalian ?

Pasti sekarang kalian manggut manggut sambil berkata didalam hati, “oh ini toh contoh domain web yang berakhiran .id”

Yups, betul sekali. Tapi by the way, kalian tahu gak maksud dan arti dari domain web yang berakhiran .id tersebut ?

Hah ??? Ownernya Cuma iseng milih domain ???

Bukan!!! Bukan itu maksud dari domain kampus atau sekolah kamu berkahiran .id

Sini biar Mang Pacul jelaskan, website kampus atau sekolah kalian yang berkahiran .id atau yang lebih lengkapnya .ac.id itu bukan tanpa maksud loh, apalagi bila kalian berasumsi si owner webnya hanya sekedar iseng pilih domain -_- . SALAH BESAR ITU!!!

Maksud dari penggunaan domain web berakhiran .id tersebut adalah sebagai identitas pemilik dari mana dia berasal.

Masih belum nyangkut ???

Ok, I will make so simple.

Domain .id adalah domain kode negara atau bahasa bulenya Country Code Top Level Domain yang biasa disingkat dengan sebutan CCTLD untuk Indonesia.

Setiap negara pasti memiliki CCLTD yang berbeda beda, contohnya untuk tetangga kita Singapura, mereka mempunyai CCLTD yang berakhiran .sg , sementara negara tempat kelahirannya Upin – Ipin yaitu Malaysia mempunyai CCLTD yang berakhiran .my

Jadi dengan adanya CCLTD tersebut, para atlet surfing di dunia maya akan dengan mudah mengidenifikasi dari mana sumber informasi yang di dapat hanya dengan melirik kearah buntut domain.

Namun sayang sejuta sayang, domain .id yang indah dan easy to remember itu masih sangat sedikit peminatnya.

Entah karena para owner website Indonesia masih belum mengetahui keberadaan domain .id atau karena mereka memang sengaja menutupi jati diri website mereka dengan domain universal.

Berdasarkan data yang bersumber dari Pengelola Nama Domain Internet Indonesia atau yang lebih catchy disebut PANDI membeberkan bahwa penggunaan domain .id masih kalah jauh jumlahnya jika dibandingkan dengan negara “kecil kecil cabe rawit” yaitu Singapura (.sg)  dan negara “betul betul betul” yaitu  Malaysia (.my).

PANDI membeberkan bahwa hingga akhir 2012, domain .sg yang terdaftar berjumlah 144.591, sedangkan .my mencapai 206.663 sementara untuk domain .id sendiri baru mencapai 103.882 domain yang terdaftar.

Hmm kok bisa ya, Indonesia yang jumlah penduduknya 300 jutaan lebih dengan jumlah pengguna internet mencapai 61 juta pengguna (*data by markplus) dengan jutaan website berbahasa Indonesia yang berseliweran di dunia maya tetapi hanya 100 ribuan (*bukan jutaan apalagi milyaran) pengguna domain .id

Sungguh sayang berjuta sayang :(

Pacul pribadi sebenarnya pengen banget memakai domain .id untuk blog ini, pengen banget suatu hari nanti blog pacul ini berubah nama menjadi paculholic.co.id atau paculholic.web.id. Namun karena sikon ekonomi yang belum mendukung, terpaksa deh nabung lebih lama untuk merealisasikan mimpi itu. Tak ada rotan akarpun jadi, Terpakasa pakai gratisan karena domain belum terbeli hehe 😀

Memang sebenarnya apa sih yang membuat domain .id tidak popular di tanah air kelahirannya sendiri, dan kenapa banyak owner website yang masih dan bangga menggunakan domain universal ??

Apa?? RIBET urus perizinan domainnya dan registernya ???

Hmm.. pasti ente ente gak pernah update situsnya PANDI ya??

Padahal pada akhir bulan November 2012 kemarin PANDI selaku pengurus nama domain Indoensia membuat peraturan baru untuk mempermudah pendaftaran domain dengan menggandeng 12 perusahaan register, meliputi Rumahweb, (Yogyakarta), IDwebhost/Jogjacamp Indonesia (Yogyakarta), Core Mediatech (Jakarta), Jetcom Netindo (Jakarta), Jasnita Registri Indonesia (Jakarta), Melsa/PT. Melvar Lintasnusa (Bandung), Jatis Mobile/PT. Informasi Teknologi Indonesia (Jakarta), CBN/PT. Cyberindo Aditama (Jakarta), Garuda Internet/PT. Jupiters Network Indo Teleglobal (Jakarta), Gemilang Ananta (Jakarta), Radnet/PT. Rahajasa Media Internet (Jakarta), dan IM2/PT. Indosat Mega Media (Jakarta) (*sumber by kompas)

 Perusahaan regrister domain mitra PANDI
Perusahaan regrister domain mitra PANDI, image by pandi.or.id/index.php/registrar-pandi

Ke-12 perusahaan register tersebut akan selalu siap dan senang hati membantu para owner website untuk memiliki domain .id dengan mudah.

Dan untuk Second Level Domain atau SLD yang ditawarkan oleh ke-12 perusahaan regrister tadi juga cukup beragam loh. Tercatat terdapat 10 nama SLD .id yang bisa didaftarkan yaitu co.id, web.id, net.id, or.id, .ac.id, sch.id, go.id, dan mil.id untuk militer. Dan nama SLD baru untuk kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yaitu biz.id dan my.id untuk personal. (*sumber by PANDI)

Hmm.. gimana?? Maknyus kan domain .id sekarang ??

Jangan pada manggut manggut aja, Pacul tahu pasti kalian sedang berpikir tentang biaya yang harus dikeluarkan untuk memiliki domain .id kan??? Hayo ngaku 😀

Tenang tenang, domain .id gak akan gigit kantong kalian sampai bolong kok.

Malahan terbilang sangat murah bila dibandingkan dengan domain universal.

Harganya berkisar di range 40 ribu sampai 100 ribu per tahun, besarnya harga tergantung pada perusahaan regristrasi.

Maklum, mereka-kan juga mencari dan butuh profit untuk menutupi cost productivity mereka hehe Pish 😀

Untuk syarat syarat regristasi yang lain, kalian bisa melihat dan membacanya sendiri pada table dibawah ini yang paculholic capture langsung dari website PANDI

Persyaratan Pandi
Persyaratan daftar domain .id , image by pandi.or.id/index.php/domain/biaya-dan-persyaratan
Live Cycle Domain .id
Live Cycle Domain .id , image by pandi.or.id/index.php/domain/live-cycle-domain-.id

Bagaima mudah bukan ???

Tertarik untuk menggunakan domain .id ??

Mari bangga dengan identitas kita, tunjukan bahwa kita bangsa Indonesia adalah bangsa yang anti gaptek dan anti non-identitas :)

Related posts

One thought on “Tunjukkan Identitasmu Dengan Domain .id (Proud be Indonesian)

  1. gueeeee juga baru beli domain id gan…. tapi agak lama pendingnya.. 2 hari baru bisa aktif

Leave a Comment