Study Case: Cara Menghadapi Promo Seasonal untuk SEO Channel

193 views

Di post kali ini kami akan mengulas strategi yang digunakan untuk mengoptimasi SEO oleh perusahaan e-commerce di Indonesia untuk campaign seasonal seperti harbolnas, lebaran, natal, valentin dll. Ini adalah hasil research untuk 3 E-Commerce yang berhasil bercokol di posisi teratas SERP untuk keyword promo valentine, yaitu Shopback.co.id. Selamat menikmati!

1

Secara umum, SEO adalah sebuah proses optimasi halaman web untuk memperoleh posisi 10 besar di Google untuk keyword tertentu dan biasanya berlangsung dalam jangka panjang. Waktu yang lama adalah konsekuensi dari proses optimasi yang mengandalkan usaha organik, mulai dari on page hingga off page-nya. Namun, bagaimana jika – mau tidak mau – optimizer harus menaikkan halaman dalam waktu singkat untuk menghadapi musim tertentu? Apakah hal ini possible dan jika ya, strategi apakah yang diaplikasikan?

Menjelang Valentine, kami menemukan bahwa promo berbau hari kasih sayang ini mulai bertebaran. Pada studi kasus keyword “promo valentine” di Google ID SERP yang kami lakukan pada 11 Februari 2016, muncul hasil seperti yang ditampilkan pada gambar di atas. Adalah sebuah fenomena menarik bahwa salah satu e-commerce baru di Indonesia menempati #1 dan mengalahkan dua e-commerce yang “merajai” pasar yang berada di #7 dan #8.

Mengingat bahwa On Page adalah pondasi dari SEO, fenomena ini membuat kami tergelitik untuk mempelajari strategi On Page SEO yang diaplikasikan oleh ketiga e-commerce tersebut dalam menghadapi promo jangka pendek (pada kasus ini Valentine) serta pengaruhnya terhadap ranking yang diperoleh.

Berikut paparan analisis kami dimulai dari posisi teratas. (Disclaimer: seluruh data dalam tulisan diambil pada 11-12 Februari 2016. Data tersebut, khususnya ranking, dapat berubah sewaktu-waktu.

1. Shopback.co.id

2

Shopback mengawali strategi SEO untuk menghadapi promo seasonal jangka pendek dengan membuat landing page baru yang mulai di-crawl dan di-index pertama kali oleh Google pada 1 Februari 2016.

Strategi on page yang digunakan adalah meletakkan keyword “promo”, “valentine”, “promo valentine”, dan closely relevant keyword lainnya ke dalam meta tags dan main body content. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kata yang ditampilkan di landing page Shopback serta Page Source-nya.

Elemen Heading 1 dan 2 pada Halaman Promo Valentine Shopback.co.id

Elemen Heading 1 dan 2 pada Halaman Promo Valentine Shopback.co.id

Pada screenshot di atas terlihat bahwa Shopback mengoptimasi keyword pada setiap element on page kecuali meta keywords. Keyword “promo”, “valentine”, dan “promo valentine” dicantumkan pada URL, Title, Meta description, H1, H2, kata bercetak tebal, maupun dalam paragraf panjang yang berada di bagian bawah halaman.

Keyword pada paragraf

Keyword pada paragraf

Keyword “promo” pada page source ditampilkan sebanyak 120 kata dan pada landing page ditampilkan sebanyak 16 kata. Sedangkan keyword “valentine” pada page source ditampilkan sebanyak 120 kata dan pada landing page sebanyak 74 kata. Di landing page, kedua keyword tersebut paling sering muncul dalam paragraf. Jumlah keyword yang sangat padat untuk sebuah konten berisi 1.070 kata.

Menariknya. terdapat 2 strategi unik yang tidak ditemukan pada MatahariMall.com dan Lazada.co.id. Shopback.co.id melakukan optimasi keyword dengan memperbanyak jumlah Heading 2 (H2) dan paragraph text di bagian bawah halaman.

Pemanfaatan Hreflang Tag untuk Menargetkan User Berbahasa Indonesia yang Berlokasi di Indonesia

Pemanfaatan Hreflang Tag untuk Menargetkan User Berbahasa Indonesia yang Berlokasi di Indonesia

Selain itu, Shopback.co.id juga melakukan optimasi terhadap Hreflang Tag untuk menargetkan user yang menggunakan Bahasa Indonesia dan yang berada di Indonesia (ID-ID). Penggunaan Hreflang Tag ini berfungsi untuk menargetkan user secara spesifik agar sesuai dengan area demografi yang menjadi target.

Baca juga:  Mengenal Perbedaan Google Ads dan Facebook Ads, Mana yang Cocok untuk Bisnis Kamu?

Strategi yang dilakukan dalam jangka 10 hari ini membuat Shopback berhasil menduduki rank #1 Google ID pada 11 Februari 2016.

2. MatahariMall.com

Berbeda dengan Shopback, MatahariMall.com menggunakan trik SEO yang lebih unik lagi. Perusahaan ini telah menyiapkan landing page jauh-jauh hari sebelum tanggal promo seasonal-nya agar landing page sudah “terangkat” di ranking SERP saat promo berlangsung. Trik On page SEO yang digunakan Matahari Mall dilakukan dalam dua tahap:

  1. Membuat Landing Page pertama di Januari 2016. (http://super.mataharimall.com/diskon-valentines-day/)
  2. Membuat Landing Page baru dengan me-redirect Landing Page lama. (http://super.mataharimall.com/valentine-2016/)

Pada tahap pertama, landing page MatahariMall.com di-crawl dan di-index Google pada 6 Januari 2016.

Snippet Promo Valentine dari MatahariMall.com

Snippet Promo Valentine dari MatahariMall.com

Tampilan Landing Page Promo Valentine MatahariMall.com di URL Baru

Tampilan Landing Page Promo Valentine MatahariMall.com di URL Baru

Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa ini terjadi?

Setelah dilakukan penelusuran, ternyata MatahariMall.com telah melakukan permanent redirect terhadap halaman lama (yang telah lebih dulu dibuat) untuk diteruskan ke halaman baru.

Sedangkan URL baru belum di-crawl dan di-index oleh Google saat dicek pada 11 Februari 2016.

HTTP Status Halaman Lama 301: Moved Permanently

HTTP Status Halaman Lama 301: Moved Permanently

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dengan tahapan yang dilakukan oleh MatahariMall.com? Nah, strategi yang digunakan MatahariMall.com adalah mengoptimasi keyword pada on page URL lamanya. Pada halaman lama ini, desain yang dibuat lebih sederhana, berisi banner image pada header dan sisanya hanya berupa teks. Keyword “valentine” dicantumkan dalam nama file image dan ALT text pada banner serta H2 dan P agar keyword cepat di crawl oleh Google dan mendapatkan rank SERP. Selain itu, keyword juga disertakan dalam meta tags.

Tampilan Landing Page Lama MatahariMall.com

Tampilan Landing Page Lama MatahariMall.com

Pengoptimasian keyword pada landing page lama tidak ditemukan secara terang-terangan pada landing page baru. Landing page baru dikemas lebih simpel, yaitu keyword hanya ada pada Title, Meta Description, nama file image dan ALT Text. Kemungkinan hal ini dilakukan karena value yang sudah tinggi di landing page lama berkat optimasi keyword dalam page dapat dialirkan dengan cukup masif ke landing page baru, sehingga tidak perlu effort berlebih. Di samping itu, tampilan landing page baru juga lebih enak dinikmati secara visual karena lebih menargetkan kepada conversion.

Penggunaan keyword “promo” dan “valentine” dalam url lama dan url baru juga sangat berbeda. Penggunaan kata “Promo” pada halaman baru hanya 1 kata dan penggunaan kata “Promo” pada halaman lama sejumlah 7 kata. Sedangkan penggunaan kata “Valentine” pada halaman baru tidak ada dan penggunaan kata “Valentine” pada halaman lama sejumlah 27 kata.

Perbandingan On Page Element URL Lama dan URL Baru MatahariMall.com

Perbandingan On Page Element URL Lama dan URL Baru MatahariMall.com

Satu lagi strategi unik dari MatahariMall.com yang tidak diaplikasikan oleh Shopback.co.id dan Lazada.co.id adalah penggunaan Meta Robots NOODP dan NOYDIR di URL lama dan NOINDEX NOFOLLOW di URL baru hasil redirection. Dugaan kami adalah MatahariMall.com mengandalkan URL lama untuk keyword ini sehingga: mencegah search engine menampilkan deskripsi dari Yahoo Directory dan ODP serta mencegah URL baru untuk diindex.

Baca juga:  Berinvestasi dengan SEO

Pengoptimasian keyword dari awal crawl hingga dimulainya study case ini pada 11 Februari 2016 selama 37 hari berhasil menempatkan MatahariMall.com ke dalam rank #7 SERP Google.

3. Lazada.co.id

Lazada.co.id sebagai perusahaan e-commerce terlama dibanding kedua perusahaan yang telah disebutkan di atas ternyata mendapatkan tempat #8 pada SERP “promo valentine”. Lalu, apa sih trik SEO yang digunakan Lazada untuk mendapatkan rank tersebut? Berikut hasil analisisnya.

 Snippet Landing Page Lazada.co.id

Snippet Landing Page Lazada.co.id

Pengindeksan Google pada halaman Valentines Day Sale Lazada berbeda-beda. Ada 9 URL yang di index dengan tanggal terbaru dan ada 2 URL dengan tanggal index yang sudah cukup lama.

Tanggal Index untuk Promo Valentine 2016

Tanggal Index untuk Promo Valentine 2016

Lazada.co.id mempunyai ciri khas dalam membuat permalink yaitu menambahkan campaign sebelum kategori (http://www.lazada.co.id/campaign-kategori/).

Struktur Permalink yang Selalu Diawali oleh Campaign

Struktur Permalink yang Selalu Diawali oleh Campaign

Lazada juga melakukan optimasi keyword pada landing page-nya. Terdapat keyword “promo” sebanyak 3 kata dan “valentine” sebanyak 29 kata.

Penggunaan Kata “Promo” dan “Valentine” pada Landing Page

Penggunaan Kata “Promo” dan “Valentine” pada Landing Page

Pengoptimasian keyword pada halaman Lazada juga dapat kita lihat pada On Page Elements-nya. Keyword ditampilkan pada Title, Meta Description, H1, H2, dan Paragraph tetapi tidak digunakan pada ALT Text nya.

On-Page Elements pada halaman promo valentine Lazada.

On-Page Elements pada halaman promo valentine Lazada.

Lazada tidak hanya melakukan optimasi on page dengan paragraf saja namun juga dari segi kode CSS yang digunakan untuk halaman campaign. Lazada membuat kode CSS dengan menambah ID (#) dan Class (.) Selector dengan nama sesuai campaign sehingga menambah penggunaan kata “promo valentine”. Menurut Matt Cutts, Googlebot juga melakukan crawl pada CSS dan Javascript. Sehingga dengan menambahkan kode yang berkaitan dengan keyword pada CSS atau Javascript akan memberikan dampak pada website.

Perbandingan Strategi SEO Berdasarkan Periode Waktu Indexing Campaign

 Perbandingan Strategi SEO Berdasarkan Periode Waktu Indexing Campaign

Berdasarkan penjabaran strategi yang dilakukan tiga perusahaan e-commerce ini, dapat kita prediksi periode waktu campaign promo valentine yang diperlukan setiap perusahaan hingga 11 Februari 2016 seperti yang digambarkan di atas. Shopback.co.id merilis halaman resmi campaign dengan periode waktu kurang lebih 10 hari dari tanggal indexing Google dan berada di rank #1 SERP. MatahariMall.com memulai lebih awal dengan waktu yang lebih lama yaitu 37 hari dan berada di rank #7 SERP. Sedangkan Lazada.co.id memerlukan waktu 7 hari untuk mendapatkan rank #8 pada SERP Google. Dari kasus tersebut, ternyata bukanlah hal yang mustahil untuk bisa ranking di 10 besar Google dalam waktu singkat.

Perbandingan berdasarkan penggunaan Keyword

 Perbandingan berdasarkan penggunaan Keyword

Dari bagian Page pada tabel di atas, dapat dikatakan bahwa “valentine” adalah keyword utama berdasarkan jumlah penggunaannya dan didukung oleh keyword “promo”. Sedangkan pada bagian source page, secara umum Lazada-lah paling banyak dalam menggunakan kata Promo dan Valentine karena adanya penambahan kode CSS dan Javascript.

Perbandingan Posisi Ranking pada 11 dan 12 Februari 2016

Perbandingan Posisi Ranking pada 11 dan 12 Februari 2016

Pergerakan posisi ranking ketiga perusahaan ecommerce sejak 11 Februari 2016 bergerak begitu cepat sehingga pada tanggal 12 Februari 2016 terjadi perubahan peringkat dalam SERP dengan urutan MatahariMall #1, Shopback #2, dan Lazada #3. Posisi ranking ini akan masih berubah sewaktu-waktu dan tidak dapat dipastikan mana yang bisa bertahan.

Jadi, bagaimana menurut kamu? Trik SEO mana yang terbaik dan paling unik untuk dilakukan?

Tags: #seo

Leave a reply "Study Case: Cara Menghadapi Promo Seasonal untuk SEO Channel"

Author: 
    author