Angin melambai daun-daunan
Mengutarakan pada angan
Sore itu kau terlihat teduh
Pun juga aku teduh
Awan-awan beriringan
Perlahan bercakap dengan hujan
Tak ada yang bisa mengira kepergianmu
Izinkan aku menanti buih labuhmu
Ditemani lunar yang pendarnya tak lagi benderang
Aku berusaha menepis rasa sedih yang masih tersisa
Berharap ia selalu hadir di sudut hati
Tak ingin pergi apalagi menjauhi diri
Lagi-lagi hanya kau yang ku hormati
Lagi-lagi hanya kau yang ku nanti


Leave a Reply