Aku berujung di persimpangan
Mengutarakan ribang di selatan
Menguliti lembaran rindu yang tertahankan
Menoreh damba kecil perlahan
Diam bukan berarti mengerti
Berpikir mawar tak seharum melati
Semerbak menusuk dengan perlahan
Mengudara membawa rasa
Terhenti diujung persimpangan
Empat bola mata bertemu
Saling bertautan membentuk simpul lama
Dari ujung berlawanan indah dan saling berikatan
Lalu Aku tahu cinta Ibu akan selalu menjadi tumpuan


Leave a Reply